Dengarkan Keluhan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Mesidah Gelar ‘Sambang Curhat’ di Kampung Wih Resap
Dengarkan Keluhan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Mesidah Gelar ‘Sambang Curhat’ di Kampung Wih Resap
BENER MERIAH – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menjaga stabilitas keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Personel Bhabinkamtibmas Polsek Mesidah melaksanakan kegiatan “Sambang Curhat” bersama warga dan aparatur Kampung Wih Resap, Kecamatan Mesidah, Minggu (01/03/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Brigadir Fuzias Mustakim ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, serta memberikan solusi terkait permasalahan keamanan yang dihadapi warga di tingkat desa.
Dari Karhutla hingga Waspada Penipuan
Dalam pertemuan tersebut, Brigadir Fuzias menyampaikan sejumlah poin penting guna mengantisipasi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Mesidah, di antaranya:
Larangan Membakar Lahan: Warga dihimbau keras untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar demi mencegah polusi udara dan kebakaran hutan (Karhutla).
Waspada Hoaks & Data Pribadi: Masyarakat diminta bijak memilah informasi agar tidak terjebak berita bohong serta diingatkan untuk menjaga kerahasiaan data pribadi guna menghindari penyalahgunaan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Antisipasi Penipuan Catut Nama Pejabat: Menanggapi maraknya modus penipuan via telepon yang mengatasnamakan pejabat instansi pemerintah untuk meminta uang, warga diminta tetap tenang dan segera melapor ke Polsek Mesidah.
Keamanan Lingkungan (Siskamling): Mengajak masyarakat mengaktifkan kembali Poskamling serta waspada terhadap curanmor dengan menggunakan kunci ganda.
Pernyataan Kapolres Bener Meriah
Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, melalui Kasi Humas Ipda Eriadi, menegaskan bahwa program Sambang Curhat ini adalah bentuk pelayanan prima Polri yang mengedepankan tindakan preventif dan persuasif.
”Kami ingin Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi sebagai mitra yang mendengarkan.
Melalui Sambang Curhat ini, Bhabinkamtibmas dapat memetakan potensi gangguan sejak dini berdasarkan masukan langsung dari warga,” ujar Ipda Eriadi.
Beliau juga menekankan pentingnya kewaspadaan rumah tangga sebelum ditinggalkan untuk beraktivitas.
”Kami ingatkan kembali kepada warga, sebelum keluar rumah, pastikan kompor sudah mati dan arus listrik yang tidak perlu sudah diputus untuk mencegah kebakaran. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama, dan sinergi antara warga dengan Bhabinkamtibmas adalah kuncinya,” tambahnya.
