Polres Bener Meriah, Brimob dan Warga Bersatu Bersihkan TPA Lampahan Timur Pasca Banjir Bandang
Polres Bener Meriah, Brimob dan Warga Bersatu Bersihkan TPA Lampahan Timur Pasca Banjir Bandang
BENER MERIAH – Semangat kebersamaan kembali tumbuh di Kampung Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir bandang November 2025 lalu, kini mulai berbenah agar anak-anak dapat kembali belajar mengaji dengan nyaman.
Banjir bandang sebelumnya mengubur lebih dari separuh ruang pengajian dengan material pasir dan bebatuan. Akibatnya, aktivitas pendidikan agama terhenti cukup lama dan membuat anak-anak kehilangan ruang belajar yang aman.
Menjawab kondisi tersebut, Polres Bener Meriah bersama Brimob Polda Aceh dan masyarakat setempat turun langsung bergotong royong membersihkan sisa material pada Senin, 26 Januari 2026.
Dengan peralatan sederhana, personel kepolisian dan warga saling bahu-membahu mengangkut pasir serta batu dari dalam gedung. Suasana penuh keakraban dan kepedulian tampak mewarnai kegiatan, demi mengembalikan fungsi TPA sebagai pusat pembinaan akhlak generasi muda.
Kasat Samapta Polres Bener Meriah, AKP Zulkarnael, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana.
“Kami ingin TPA ini segera bisa digunakan kembali. Kami sudah dua kali bergotong royong di sini, namun material masih cukup banyak. Jika hari ini belum selesai, besok akan kami lanjutkan sampai benar-benar bersih dan layak digunakan,” ujar AKP Zulkarnael.
Ia menambahkan, TPA memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk memulihkannya.
Sementara itu, Reje Kampung Lampahan Timur, Padli, mengapresiasi kepedulian Polres Bener Meriah dan Brimob Polda Aceh yang telah membantu masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian dari pihak kepolisian. Pekerjaan ini berat jika dilakukan sendiri. Semoga setelah dibersihkan, anak-anak bisa kembali mengaji seperti biasa,” ungkapnya.
Melalui gotong royong ini, diharapkan Gedung TPA Lampahan Timur segera pulih dan kembali menjadi tempat yang aman, bersih, serta nyaman bagi anak-anak dalam menimba ilmu agama pasca bencana banjir bandang.
