Polres Bener Meriah Gelar Peusijuek dan Doa Bersama Pembangunan Satpas SIM Prototipe, Mohon Keselamatan dan Kelancaran

Redelong – Polres Bener Meriah menggelar prosesi peusijuek, doa bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim dalam rangka pembangunan Gedung Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) Prototipe Polres Bener Meriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memohon keselamatan dan kelancaran serta bentuk rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Mabes Polri kepada Polres Bener Meriah untuk memiliki gedung Satpas SIM prototipe yang akan menunjang peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan Satpas SIM itu dihadiri langsung oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama Polres Bener Meriah, tokoh agama, pekerja proyek, serta 20 anak yatim/piatu yang menerima santunan.
Pembangunan Satpas SIM ini merupakan salah satu upaya Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, modern, dan mudah diakses masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini gedung Satpas SIM prototipe di wilayah Polda Aceh baru terdapat di dua Polres, yakni Polres Pidie Jaya yang telah dibangun pada tahun 2024 dan Polres Bener Meriah yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Proyek tersebut dimulai pada April 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.
Dalam sambutannya, Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto menyampaikan rasa syukur atas anugerah yang diberikan kepada Polres Bener Meriah.
“Alhamdulillah, atas rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Polres Bener Meriah mendapat kepercayaan dari Mabes Polri untuk membangun gedung Satpas SIM prototipe. Di wilayah Polda Aceh, fasilitas ini baru ada di dua tempat, yakni Polres Pidie Jaya dan Polres Bener Meriah,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa kehadiran Satpas SIM tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam proses penerbitan dan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), termasuk SIM untuk kendaraan dengan kapasitas mesin yang lebih besar seperti SIM C1.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, doa bersama, serta prosesi peusijuek bagi para pekerja dan bangunan Satpas SIM sebagai harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
