Subuh Keliling di Blang Tampu, Polres Bener Meriah Gaungkan Keamanan, Keimanan, dan Perlindungan Anak

Redelong – Komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan terus diwujudkan Polres Bener Meriah melalui program Subuh Keliling (SULING). Pada Rabu (22/7/2026) dini hari, jajaran Polres Bener Meriah melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Mardhatillah, Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan puluhan jamaah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kompol dr. Syabirin, S.H., M.Si., serta dihadiri para pejabat utama Polres Bener Meriah, Kapolsek Bukit AKP H. Selode Ilen, S.E., Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Bener Meriah Edi Jaswin, SKM., M.Si., personel Polres dan Polsek Bukit, tokoh ulama, serta sekitar 50 jamaah.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Bukit AKP H. Selode Ilen, S.E., menyampaikan bahwa program SULING bukan sekadar ibadah berjamaah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.
“Dengan kebersamaan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang selama ini telah kondusif. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kepedulian seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bukit juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah dan amal kebaikan sebagai bekal kehidupan, serta mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah.
Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Bener Meriah, Edi Jaswin, SKM., M.Si., mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap perlindungan anak dan perempuan. Ia menyoroti masih meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan anak, seperti pernikahan usia dini, konflik dalam keluarga, hingga kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.
Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak, meningkatkan pendidikan agama, serta memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak agar terhindar dari berbagai risiko sosial.
“Keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter anak. Karena itu, mari bersama-sama meningkatkan kepedulian, memperkuat pendidikan akidah, iman, dan ilmu pengetahuan, serta menolak praktik pernikahan usia dini demi masa depan generasi yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polres Bener Meriah berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, religius, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkualitas.
