Polsek Pintu Rime Gayo Pantau Akses Jalan Pascabanjir dan Longsor, Sejumlah Jalur Kembali Bisa Dilalui

 

Polsek Pintu Rime Gayo Pantau Akses Jalan Pascabanjir dan Longsor, Sejumlah Jalur Kembali Bisa Dilalui

BENER MERIAH – Polsek Pintu Rime Gayo (PRG) Polres Bener Meriah melakukan monitoring dan pengamanan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan dan jembatan yang terdampak bencana banjir dan longsor, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi akses jalan serta membantu kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya kendaraan roda dua dan roda empat pascabencana.

Sebanyak dua personel Polsek Pintu Rime Gayo diterjunkan untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik, meliputi kawasan Wihni Kulus Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Selain melakukan monitoring kondisi jalan dan jembatan, personel juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas serta membantu memastikan akses jalan dapat dilalui masyarakat dengan aman.

Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi jalur yang terdampak bencana tetap terpantau serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang kembali menggunakan akses tersebut.

“Personel kami melakukan pemantauan di sejumlah titik terdampak untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan aman. Kami juga melakukan pengaturan di lokasi yang masih memerlukan sistem buka-tutup,” ujar AKP Suci.

Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan pascabencana masih membutuhkan perhatian dan kewaspadaan dari para pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas, mengikuti arahan petugas di lapangan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan,” katanya.

Dari hasil pemantauan, akses jalan dan jembatan yang menghubungkan sejumlah kampung di Kecamatan Pintu Rime Gayo menuju Kecamatan Gajah Putih sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Namun, untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup pada sejumlah titik yang terdampak.

Sementara itu, di Jembatan Kampung Wih Porak tengah dilakukan pemasangan empat unit peti kemas oleh PT PP (Persero) Tbk sebagai bagian dari upaya penanganan akses pascabencana.

Kehadiran personel Polri di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses penanganan berjalan aman dan tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan yang melintas.

AKP Suci menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi jalur yang terdampak bencana, terutama untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap keselamatan masyarakat.

“Polri akan terus hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana seperti ini. Kami berharap akses masyarakat dapat kembali normal dan seluruh proses penanganan berjalan dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau aman dan lancar dengan penerapan sistem buka-tutup pada titik-titik tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *