Polres Bener Meriah Gelar Subuh Keliling, Ajak Warga Perkuat Benteng Anti-Narkoba
Polres Bener Meriah Gelar Subuh Keliling, Ajak Warga Perkuat Benteng Anti-Narkoba
Bener Meriah – Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas, Polres Bener Meriah menggelar kegiatan Shalat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al-Hidayah, Kampung Merie Satu, Kecamatan Wih Pesam, Selasa (21/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Bener Meriah. Turut hadir Kabaglog AKP Suwarno, Kapolsek Wih Pesam Iptu Zahrul, para perwira pendamping, tokoh masyarakat, imam masjid, personel Polres dan Polsek, serta jamaah setempat.
Suasana khusyuk dan penuh kehangatan terasa saat seluruh jamaah melaksanakan ibadah bersama. Usai shalat, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan kamtibmas oleh Kasat Narkoba Polres Bener Meriah, Iptu Heri Haryanto, S.H.
Dalam penyampaiannya, Iptu Heri menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan keharmonisan keluarga.
Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dapat berdampak luas, mulai dari kerusakan kesehatan seperti gangguan otak dan mental, hingga risiko penyakit berat dan kematian akibat overdosis.
“Selain itu, dampak sosialnya juga sangat besar, seperti hilangnya masa depan, meningkatnya kriminalitas, serta rusaknya hubungan keluarga dan lingkungan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa pelaku penyalahgunaan narkoba, baik pengguna maupun pengedar, dapat dikenakan sanksi pidana berat sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Lebih lanjut, masyarakat diajak untuk bersama-sama mencegah peredaran narkoba dengan memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama.
Di antaranya melalui komunikasi terbuka dengan anak, memberikan pendidikan agama dan moral, serta mengawasi pergaulan.
“Lingkungan juga punya peran penting. Libatkan anak dalam kegiatan positif dan segera waspadai perubahan perilaku yang mencurigakan,” tambahnya.
Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat, termasuk peran tokoh lingkungan dan pembentukan satgas anti-narkoba di tingkat desa maupun sekolah, guna mendukung program pemerintah dan BNN dalam memberantas narkoba.
