Muspika Bandar Monitoring Dapur SPPG, Pastikan Makanan Bergizi Aman Dikonsumsi Siswa

Muspika Bandar Monitoring Dapur SPPG, Pastikan Makanan Bergizi Aman Dikonsumsi Siswa

Bener Meriah — Upaya memastikan kualitas dan keamanan makanan bagi pelajar terus dilakukan oleh jajaran Muspika Kecamatan Bandar. Pada Rabu (29/4/2026) Muspika melaksanakan kegiatan sambang sekaligus monitoring ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kampung Keramat, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolsek Bandar, Iptu Dede Moerdhany, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program makanan bergizi gratis (MBG) berjalan sesuai standar serta memberikan manfaat optimal bagi para penerima.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Bandar Muslim, S.E., Kepala Dapur SPPG Keramat Fachrur Rizi, S.E., Ahli Gizi Ilma Khustina, A.Md., serta sejumlah staf dan karyawan dapur SPPG.

Tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap menu makanan yang akan disalurkan kepada anak-anak sekolah, yang terdiri dari nasi putih, ikan dencis sambal ijo, tumis sawi putih wortel, tempe goreng, dan buah jeruk.

Hasil uji keamanan pangan menunjukkan bahwa seluruh sampel makanan dinyatakan bebas dari kandungan berbahaya. Berdasarkan pemeriksaan kimiawi, tidak ditemukan zat seperti formalin, boraks, sianida, arsen, maupun nitrit. Selain itu, hasil uji organoleptik juga menunjukkan bahwa rasa dan aroma makanan dalam kondisi normal.

“Dari hasil pemeriksaan, makanan dinyatakan layak saji dan aman untuk dikonsumsi,” ujar Iptu Dede.

Diketahui, jumlah penerima manfaat program SPPG di wilayah Kecamatan Bandar mencapai 2.985 orang. Program MBG sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang membutuhkan dukungan serta pengawasan dari berbagai pihak guna memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

Melalui kegiatan ini, Muspika juga berkoordinasi langsung dengan pihak pengelola dapur untuk mengantisipasi potensi kendala operasional serta memastikan standar pelayanan tetap terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, Muspika Kecamatan Bandar menegaskan pentingnya menjaga kualitas makanan dan memastikan tidak terjadi permasalahan dalam proses penyaluran kepada masyarakat.

“Kami mengingatkan agar kualitas makanan tetap dijaga dan distribusi berjalan lancar tanpa kendala, sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh para penerima,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *