Bangun Personel Presisi yang Sehat Mental, Polda Aceh Gelar Layanan Psikologi di Bener Meriah

Redelong – Dalam upaya memastikan kesiapan mental, emosional, dan profesionalisme personel, Tim Psikologi Polda Aceh menggelar kegiatan mapping psikologi, tes psikologi bagi pemegang senjata api (senpi), serta layanan konseling psikologi kepada personel Polres Bener Meriah, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Katim Psikologi Polda Aceh, Ipda Amiruddin, S.Psi., M.Psi., bersama anggota tim yakni Brigpol Muhammad Khalil, S.Psi., M.A.P., Brigpol Fitri, S.Psi., dan Bripda Dina Safitri, S.Psi.
Pelaksanaan kegiatan turut dipantau oleh Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. H. Syabirin, S.H., M.Si., yang hadir untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.
Sebanyak 52 personel Polres Bener Meriah, terdiri dari perwira dan bintara, mengikuti tes psikologi dan layanan konseling yang dilaksanakan oleh Tim Psikologi Polda Aceh. Tes psikologi bagi pemegang senpi berlangsung di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Bener Meriah, sementara layanan konseling dilaksanakan di ruang Bag SDM Polres Bener Meriah.
Katim Psikologi Polda Aceh, Ipda Amiruddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi psikologis personel sekaligus memastikan kelayakan psikologis anggota yang memegang senjata api dinas.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat memperoleh gambaran kondisi psikologis personel serta mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugas. Selain itu, tes psikologi pemegang senpi juga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan senjata api dan memastikan setiap personel yang diberikan kewenangan memegang senpi memiliki kesiapan mental yang baik,” ujar Ipda Amiruddin.
Ia menambahkan, layanan konseling juga menjadi sarana bagi personel untuk memperoleh pendampingan psikologis, sehingga mampu menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kualitas kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi. Dengan kondisi psikologis yang sehat dan stabil, personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal, humanis, dan bertanggung jawab.
