Polsek Pintu Rime Gayo Pastikan 41 Huntara Layak Dihuni, Fasilitas Dasar dan Akses Pendidikan Terpenuhi

 

Bener Meriah – Polres Bener Meriah terus memastikan kondisi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor mendapatkan perhatian. Personel Polsek Pintu Rime Gayo melaksanakan sambang sekaligus monitoring warga yang menempati Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (23/8/2026).

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci S.H. mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta ketersediaan fasilitas dasar di lokasi Huntara berjalan dengan baik.

“Monitoring ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga yang masih menempati hunian sementara akibat bencana. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar dan keamanan masyarakat tetap terpantau,” ujar AKP Suci.

Berdasarkan hasil monitoring, sebanyak 41 unit Huntara telah selesai dibangun dan telah ditempati oleh warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025.

Selain telah dilakukan proses serah terima, lokasi Huntara juga telah tersedia sumber air bersih yang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Warga juga telah mendapatkan sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya listrik, air bersih, kompor gas, kipas angin dan tilam.

Tak hanya memastikan kelayakan hunian, Polsek Pintu Rime Gayo juga turut memantau keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak bencana. Untuk mendukung proses belajar mengajar, telah berdiri bangunan sekolah berbahan kayu yang dibangun secara swadaya masyarakat dan digunakan oleh siswa-siswi SD Negeri Uning Mas yang tinggal di kawasan Huntara.

“Pemenuhan kebutuhan masyarakat tidak hanya soal tempat tinggal, tetapi juga memastikan aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan anak-anak, dapat terus berjalan. Karena itu, kami akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata AKP Suci.

Adapun 41 Kepala Keluarga yang menempati Huntara di Kampung Blang Rakal berasal dari sejumlah desa, yakni Kampung Uning Mas sebanyak 26 KK, Pantan Sinaku 3 KK, Negeri Antara Swabyak 3 KK, Blang Rakal 3 KK, Wih Porak 1 KK, Pancar Jelobok 3 KK, Bener Meriah 1 KK, dan Alur Cincin 1 KK.

Polres Bener Meriah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya warga terdampak bencana, melalui pemantauan situasi, pengamanan, serta koordinasi dengan pemerintah dan unsur terkait guna memastikan kondisi masyarakat di Huntara tetap aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *