Polsek Pintu Rime Gayo Kawal Pemulihan Akses Pascabanjir dan Longsor, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Buka Tutup

 

Bener Meriah – Pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Polsek Pintu Rime Gayo terus melakukan monitoring sekaligus pengamanan arus lalu lintas guna memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (4/8/2026) mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu dilaksanakan di sejumlah titik terdampak, yakni Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih.

Dua personel Polsek Pintu Rime Gayo diterjunkan untuk memantau kondisi jalan dan jembatan, mengatur arus lalu lintas, serta memastikan proses normalisasi akses bagi kendaraan roda dua maupun roda empat dapat berjalan dengan lancar.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada masa tanggap darurat pascabencana.

“Personel kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi jalan dan jembatan yang terdampak banjir maupun longsor, sekaligus mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Kapolres.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa akses jalan dan jembatan yang menghubungkan Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, Km 60 Kampung Rimba Raya, serta Tenge Besi Kampung Gemasih menuju Kecamatan Gajah Putih kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun demikian, arus lalu lintas masih diberlakukan sistem buka tutup demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, di Jembatan Kampung Wih Porak masih berlangsung proses pemasangan empat unit peti kemas sebagai jembatan darurat yang dikerjakan oleh PT PP (Persero) sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur terdampak, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan selama proses perbaikan infrastruktur masih berlangsung.

“Polres Bener Meriah akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap aman, arus lalu lintas terkendali, serta masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal secepat mungkin,” tutup AKBP Aris Cai Dwi Susanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *