Bujang Beru Gayo 2026 Resmi Dinobatkan, Generasi Muda Jadi Garda Budaya Bener Meriah

Bener Meriah – Malam penuh kebanggaan dan nuansa budaya Gayo berlangsung di Gedung Olah Raga dan Seni (GORS) Bener Meriah, Kampung Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Sabtu (8/8/2026) malam. Sebanyak 12 pasang finalis terbaik tampil dalam acara penobatan Bujang dan Beru Gayo Bener Meriah Tahun 2026.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 21.00 WIB tersebut dihadiri Bupati Bener Meriah Ir. H. Tagore Abubakar, Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., Wakil Bupati Bener Meriah Ir. Armia, S.E., unsur Forkopimda, para kepala SKPK, Ketua TP-PKK dan Dharmawanita Kabupaten Bener Meriah serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sekaligus doa yang disampaikan Tgk. Gusti Arami, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa pemilihan Bujang dan Beru Gayo telah dilaksanakan selama tiga tahun terakhir sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkenalkan budaya daerah.

Pada tahun 2026, proses pendaftaran dibuka sejak 3 Agustus dan diikuti 74 peserta putra dan putri dari Kabupaten Bener Meriah. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, terpilih 12 pasang finalis terbaik yang kemudian mengikuti acara malam penobatan dan akan memperebutkan posisi 6 besar pada malam tersebut.

Momentum penobatan tersebut bukan hanya menjadi ajang pencarian figur muda berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan adat, seni dan budaya Gayo serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Bupati Bener Meriah dalam sambutan sekaligus penutupan acara menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh finalis yang telah mengikuti seluruh rangkaian proses pemilihan.

Menurutnya, gelar yang disandang para Bujang dan Beru Gayo bukan sekadar simbol ataupun selempang, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk ikut memperkenalkan kekayaan Kabupaten Bener Meriah.

“Menjadi bagian dari panggung malam ini bukan sekadar tentang meraih gelar ataupun mengenakan selempang, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memperkenalkan serta mempromosikan kekayaan daerah kita kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Bujang dan Beru Gayo diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi muda yang memperkenalkan keindahan alam, kekayaan seni serta keragaman budaya Gayo sebagai jati diri dan kebanggaan masyarakat Bener Meriah.

Sementara itu, keberadaan Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif generasi muda sekaligus pelestarian adat dan budaya daerah.

Adapun Bujang dan Beru Gayo Bener Meriah Tahun 2026 yang berhasil meraih posisi tiga besar yakni:

Juara I

* Bujang: Rizki Iwan Toni
* Beru: Aldira

Juara II

* Bujang: Aril Saputra
* Beru: Furnama Sari

Juara III

* Bujang: Win Syahri Ariga
* Beru: Lesi Anggraini

Penobatan Bujang dan Beru Gayo Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan figur-figur muda yang tidak hanya memiliki bakat, kreativitas dan kecerdasan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap adat dan budaya serta mampu menjadi ikon promosi pariwisata Kabupaten Bener Meriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *