Polsek Pintu Rime Gayo Pantau Akses Jalan dan Jembatan di Bener Meriah

Polsek Pintu Rime Gayo Pantau Akses Jalan dan Jembatan di Bener Meriah

BENER MERIAH – Pascabencana banjir dan tanah longsor, Polsek Pintu Rime Gayo terus melakukan pemantauan akses jalan dan jembatan di sejumlah kampung guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keselamatan masyarakat di wilayah hukumnya, Sabtu (3/10/2026).

Kapolsek Pintu Rime Gayo, AKP Suci, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memantau kondisi infrastruktur jalan dan jembatan pascabencana sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas bagi pengguna jalan.

Pemantauan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 10.51 WIB itu melibatkan dua personel Polsek Pintu Rime Gayo. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Kampung Blang Rakal, Kampung Wih Porak, Kampung Simpang Lancang, kawasan Kilometer 60 Kampung Rimba Raya, serta kawasan Tenge Besi, Kampung Gemasih, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, terutama pada ruas jalan dan jembatan yang terdampak bencana.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, akses di sejumlah titik diberlakukan sistem buka tutup. Pengaturan ini dilakukan agar kendaraan dapat melintas secara bergantian dengan memperhatikan kondisi akses jalan dan jembatan pascabencana.

Selain itu, di jembatan Kampung Wih Porak telah dipasang peti kemas dan gorong-gorong oleh pihak BUMN sebagai bagian dari penanganan akses di lokasi tersebut.

Pemantauan juga dilakukan pada jalur yang menghubungkan Kecamatan Pintu Rime Gayo dengan Kecamatan Timang Gajah, khususnya di kawasan yang masih memerlukan pengaturan lalu lintas.

Polsek Pintu Rime Gayo mengimbau masyarakat dan para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan terdampak banjir dan longsor, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi jalan dinilai belum aman.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan dampak bencana berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *